Senin, 28 Oktober 2019

Rumah Sakit Universitas Indonesia Akan Dibuka Juli 2018

Libur Imlek 2018, Angkasa Pura II Layani 1,9 Juta Penumpang

, Jakarta - PT Angkasa Pura II Persero mencatat pada libur Imlek 2018 sudah layani 1,9 juta penumpang di semua lapangan terbang yang diurus. Jumlahnya itu alami kenaikan sebesar 25 % dibandingkan tahun kemarin.

Tahun kemarin cuma sampai 1,4 juta penumpang, tutur Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, dalam info tercatat yang diterima Tempo, Selasa, 20 Februari 2018.

Awaluddin menjelaskan penambahan jumlahnya penumpang pada tahun ini dikarenakan oleh waktu libur Imlek yang lumayan panjang, yakni pada 15-19 Februari 2018. Hingga memunculkan apresiasi melancong warga yang lumayan tinggi, tuturnya.

Menurut Awaluddin, faksinya menghargai apresiasi warga yang lumayan tinggi pada saat berlibur Imlek tempo hari. Hal tersebut mengingat tahun 2018 ini lapangan terbang Angkasa Pura II telah menjalankan terminal baru. Hingga dapat menampung jumlahnya penumpang yang tinggi dibandingkan hari biasa, katanya.

Awaluddin berujar, pada saat libur Imlek 2018, ada banyak tujuan lapangan terbang favorite arah pengunjung. Salah satunya lapangan terbang di Pontianak, Kualanamu, dan Pangkal Pinang. Tanjung Pinang serta Lapangan terbang Internasional Soekarno-Hatta , katanya.

Awaluddin menjelaskan jumlahnya penumpang paling besar waktu libur Imlek 2018 datang dari Lapangan terbang Internasional Soekarno-Hatta. Jumlahnya penumpang di lapangan terbang ini sampai seputar 936.991 orang. Alami kenaikan seputar 13 % dibandingkan hari normal, yang cuma sampai 826.735 penumpang, katanya.

Gerakan pesawat, menurut Awaluddin, alami penambahan lebih-kurang 15 % jadi 14.274 gerakan. Pada libur Imlek tahun awalnya, gerakan pesawat 12.308 gerakan.

"

Jonan Tutup Loket_Ssst... Begini Cara Beli Tiket di Bandara

Setelah Diresmikan, Tol Ngawi-Kertosono Gratis Sepanjang 2 Pekan

, Jakarta - Jalan Tol Ngawi-Kertosono selama 52 km. yang melewati Kabupaten Ngawi, Madiun, serta Nganjuk, siap dioperasikan untuk warga umum di akhir Maret 2018.

Pembangunannya telah usai 100 %. Ini siap dioperasikan, siap diresmikan, tutur Direktur Tehnik PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ) Yudhi Darmawan waktu terima Team Penelusuran Jalan Tol Polda Jawa Timur di Madiun, Senin, 26 Maret 2018.

Menurutnya, sesuai dengan gagasan, Jalan Tol Ngawi-Kertosono akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 29 Maret 2018.

Simak juga: Jokowi Akan Resmikan Tol Ngawi-Kertosono Minggu Ini

Sesudah diresmikan, nanti pemakai jalan untuk step awal tidak dipakai biaya terlebih dulu alias gratis sepanjang dua minggu. Hal tersebut adalah Standard Operasional Mekanisme (SOP) yang perlu dikerjakan pada project baru.

Berkaitan biaya, lanjut Yudi, sesuai dengan gagasan akan diputuskan sebesar Rp 1.000 sampai Rp 1.100 per km. untuk kelompok I.

Ruas Tol Ngawi-Kertosono adalah sisi dari Tol Solo-Ngawi-Kertosono yang disebut sisi dari Tol Trans Jawa. Tol ini dibuat oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (PT NKJ), sebagai anak usaha PT Layanan Marga Tbk.

Tol Ngawi-Kertosono mempunyai empat gerbang tol (GT) yang sudah ditest kelayakannya, yaitu GT Ngawi yang dioperasikan oleh PT Solo Ngawi Jaya (SNJ), GT Madiun di Dumpil Balerejo, GT Mejayan di Caruban serta GT Wilangan di tepian Kabupaten Madiun-Nganjuk di Desa Pajaran Kecamatan Saradan. Tiga GT paling akhir diurus oleh PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ).

ANTARA

"
#EANF#

Minggu, 27 Oktober 2019

Dishub Jabar_Malam Ini Diperkirakan Puncak Mudik

Harga Apartemen untuk Rakyat Miskin di Bandung Rp 55 Juta

, Bandung - Pemerintah Kota Bandung selekasnya membuat apartemen rakyat atau rumah susun type B sekitar seribu unit dalam empat tower. Rumah susun ini ditujukan buat golongan menengah ke bawah. Untuk golongan rakyat miskin, rumah susun ini dilepaskan pada harga paling murah Rp 55 juta.

Pembangunan rumah susun yang akan didanai swasta ini sedang dalam step market sounding untuk cari investor. Gagasannya, rumah susun ini akan berada di seputar Paldam III Siliwangi, Jalan Jakarta, Bandung. Sejumlah besar dari seribu unit rumah susun ini ditujukan buat golongan menengah.

Sekitar 300 unit untuk barisan menengah ke bawah serta 700 unit untuk barisan menengah ke atas, kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Bandung, Kamis, 8 Oktober 2015.

Sekitar 300 unit tempat tinggal di apartemen yang direncanakan usai akhir 2016 ini akan dilepaskan untuk masyarakat miskin Kota Bandung pada harga Rp 55-80 juta per unit. Rumah susun itu tidak jadi hak punya selama-lamanya. Pemerintah batasi waktu tinggal sepanjang 60 tahun.

Dicicil Rp 400 beberapa ribu per bulan. Dibanding bayar kos atau ngontrak, mending nyicil untuk dipunyai sepanjang 60 tahun,” sebut Emil--panggilan akrab Ridwan Kamil. Menurutnya, tanah negara tidak dapat dilepaskan jadi tanah pribadi. Periode waktu 60 tahun dapat digunakan untuk dua generasi.

Sedang 700 unit tempat tinggal apartemen itu akan dilepaskan untuk warga kelas menengah pada harga Rp 250-270 juta. Menurut Emil, unit-unit itu dilepaskan pada harga tambah mahal agar menyubsidi 300 unit apartemen yang ditujukan buat orang miskin.

Pada kelas menengah, jangan memanipulasi jadi orang tidak dapat. Disini hukum berkeadilan serta bantuan, katanya.

Walau harga per unitnya berlainan, Emil pastikan tidak ada ketidaksamaan di antara apartemen yang di jual untuk golongan bawah serta golongan menengah. Fasilitasnya sama juga dengan yang menengah. Mengapa tambah mahal? Ya, sebab mereka lebih dapat. Itu yang disebut berkeadilan, katanya.

Untuk menghadapi pemalsuan surat info tidak Dapat (SKTM) terulang lagi, Pemerintah Kota Bandung akan mengonfirmasi mengajukan surat yang masuk. Proses seleksi serta verifikasi akan diawali Desember akan datang. “Jadi barisan tukang gorengan, tukang becak, dapat masuk barisan yang cuma membayar Rp 55 juta,” tuturnya.

PUTRA PRIMA PERDANA

"

Sensus Penduduk 2020 BPS Siapkan Dana Triliunan

Tiket Kereta Api Surabaya ke Bandung serta Jakarta Masih Ada

, Surabaya -Tiket kereta api rute Surabaya – Jakarta untuk 29 Desember 2015 sampai 1 Januari 2016 masih ada. Begitupun untuk rute Surabaya-Bandung pada 29 Desember 2015 sampai 1 Januari 2016. “Masyarakat masih dapat pesan untuk berlibur tahun baru,” kata Manager Jalinan Warga PT Kereta Api Indonesia Wilayah Operasional VIII Suprapto, Ahad, 27 Desember 2015.

Ticket yang masih ada ialah kelas usaha serta eksekutif. Sedang ticket kelas ekonomi mulai 20 Desember 2015 sampai 4 Januari 2016 sudah habis. Ticket kelas ekonomi itu untuk kereta api Pasundan arah Bandung, Matarmaja arah Jakarta, serta Style Baru Malang arah Jakarta.

Waktu angkutan natal serta tahun baru 2016 diputuskan sepanjang 17 hari yakni mulai 20 Desember 2015 sampai 5 Januari 2016. Dengan perkiraan pucuk kepadatan penumpang pada 27 Desember 2015. Keseluruhan kemampuan angkut /hari di daerah PT KAI Daop VIII Surabaya sekitar 41.527 penumpang. (Lihat video Natal, Jakarta Dijaga 28 Ribu Polisi, Selamat Hari Natal serta Tahun Baru 2016)

Tetapi, dari pemesanan ticket di daerah PT KAI Daop VIII, kata Suprapto, pucuk kepadatan penumpang berlangsung pada 24 Desember 2015. Semua ticket kereta api dari Surabaya dengan arah Jakarta, Bandung, Madiun serta Banyuwangi, habis terjual.

Jumlahnya penumpang sampai 40.280 orang. Angka itu rekor baru dibanding ticket yang terjual untuk sehari selanjutnya dengan penumpang sekitar 36.858 orang.

SITI JIHAN SYAHFAUZIAH

"

Jumat, 09 Maret 2018

Bos Grab Jadi Orang Terkaya Forbes, Bagaimana Gojek dan Uber?

Bos Grab Jadi Orang Terkaya Forbes, Bagaimana Gojek dan Uber? - Bos perusahaan taksi online Grab, Anthony Tan didapuk sebagai orang terkaya di Malaysia versi Forbes. Harta Tan ditaksir mencapai US$ 6 miliar atau setara Rp 82,8 triliun. Kekayaan tersebut didapatkan dari usaha taksi online sejak beberapa tahun belakangan.

Dikutip dari Forbes.com Tan memulai bisnisnya dengan teman kuliahnya di Harvard Bussiness School, Amerika Serikat. Tan bersama kawannya membuat aplikasi taksi online pertama di malaysia dengan nama MyTeksi.

Di Indonesia, Grab harus bersaing dengan dua perusahaan serupa lainnya. Keduanya adalah Gojek, yang merintis usaha dari transportasi online dan kini berkembang menjadi perusahaan layanan on demand, serta Uber.

Lalu apakah bos Gojek dan Uber juga sekaya Grab? Dilansir dari Forbes, harta pendiri Uber tak kalah fantastis.

Garrett Camp, pendiri Uber Technologies Inc., ditaksir memiliki harta US$ 4,8 miliar. Ia tercatat sebagai orang terkaya sejagat di peringkat 422 dan berada di urutan nomor 8 di negara asalnya, Kanada.

Begitu pula dengan mitranya, Travis Kalanick, membukukan kekayaan US$ 4,8 miliar dan berada di urutan 422 orang terkaya. Sedangkan di Amerika Serikat, Kalanick berada di urutan ke-135.
CEO Uber, Travis Kalanick. REUTERS

Image result for Bos Grab Jadi Orang Terkaya Forbes, Bagaimana Gojek dan Uber?

Kedua sahabat ini memulai bisnisnya pada 2009. Saat ini Uber telah beroperasi di 76 negara dengan melibatkan 5 miliar pengemudi. Sebelum mendirikan Uber, Garret Camp merancang StumbleUpon yang merupakan situs sosial bookmark yang memungkinkan para penggunanya menemukan dan merekomendasikan konten web yang ada. Garret Camp menjual StumbleUpon di eBay pada 2007 dengan nilai 75 juta.

Bila bos Uber sudah bertengger di jajaran orang terkaya dunia, pendiri Gojek asal Indonesia, Nadiem Makarim belum disebut-sebut. Namun nama Nadiem Makarim kian dipertimbangkan dalam bisnis startup.

Tahun lalu, Forbes menyebut Nadiem sebagai rising star. Mendirikan Gojek oada 2010, ia mengembangkan bisnis transportasi ojek tradisional menjadi layanan berbasis aplikasi melalui telepon pintar.

Pendiri dan CEO Go-Jek (Gojek) Indonesia, Nadiem Makarim. TEMPO/Ratih Purnama
Menurut Forbes, pada Agustus 2016, perusahaannya mendapat pembiayaan US$ 550 juta dari investor dengan valuasi senilai US$ 1,3 miliar. Aplikasi Go-Jek digunakan di 50 kota. Aplikasi pendukung ini sedang dalam tahap memperoleh pendanaan sebesar US$ 1,2 miliar dari perusahaan raksasa Cina dengan total nilai US$ 3 miliar.

Pada Februari lalu, Gojek kembali mendapat suntikan dana jumbo dari Astra International sebesar Rp 2 triliun dan Djarum Group. Nadiem Makarim mengantongi gelar MBA dari Harvard University sebelum merintis Go-Jek. Ia pernah bekerja di firma konsultan McKinsey.


Kamis, 08 Maret 2018

Selangkah Lagi, Indonesia Bisa Produksi Propelan Rudal dan Roket

Selangkah Lagi, Indonesia Bisa Produksi Propelan Rudal dan Roket - PT Waskita Karya menyelesaikan proyek fasilitas penelitian dan pengembangan sarana prototipe nitrogliserin di Subang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai penyedia kebutuhan propelan rudal dan roket di Indonesia.

Image result for Selangkah Lagi, Indonesia Bisa Produksi Propelan Rudal dan Roket

Peresmian sarana dan protitipe nitrogliserin sebagai bahan dasar propelan milik  PT Dahana ini menjadi salah satu bukti upaya menuju kemandirian alutsista khususnya propelan, kata Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dalam peresmian pabrik, Rabu, 7 Maret 2018.

Ini dapat membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia mampu mandiri dan dalam proses menuju visi untuk menjadi produsen alutsista yang mampu berkiprah di kancah Internasional, kata Ryamizard seperti dikutip dari laman Kemenhan.

Direktur Utama PT Dahana, Budi Antono, mengatakan, Fasilitas Sarana dan Prototipe Nitrogliserin yang dibangun di atas lahan seluas 2,1 hektar ini adalah salah satu fasilitas cikal bakal penghasil bahan baku propelan.

Budi Antono mengatakan, PT Dahana masih memiliki dua pekerjaan rumah besar yaitu mewujudkan industri propelan dan pabrik amonium nitrat. Oleh karena itu dalam acara ini juga turut ditandatangani addendum propelan dan offtake produk amonium nitrate dengan PT Pindad yang juga anggota kluster National Defence and Hightech Industries (NDHI).

Propelan merupakan bahan energetik sebagai bahan pendorong roket atau rudal dan munisi, baik kaliber besar  dan kecil. Rata-rata kebutuhan propelan untuk alutsista sebesar 200 ton/tahun.

Pabrik ini adalah yang pertama di Asia dan akan menjadi solusi bagi kebutuhan  propelan rudal dan roket di Indonesia,” kata Direktur Operasi III PT Waskita Karya Bambang  Rianto dalam keterangan  tertulisnya, pada Kamis, 8 Maret 2018.

Proyek ini dimulai pada 2015 dengan nilai kontrak Rp 99 miliar. PT Waskita mengerjakan pembangunan pabrik tersebut, termasuk pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan pengerjaan instalasi pabrik.